Maka kalimat ini menandakan bahwa ia mencukur habis kumisnya, namun riwayat lain bahwa sahabat lain membiarkan kumisnya dan mengguntingnya saja (memendekkannya) agar tak melebihi bibir.Mengenai janggut telah mu'tamad bahwa makruh mencukurnya habis, namun boleh boleh saja bila dirapikan. Keutamaannnya tentulah satu satunya keutamaannya yg terbesar adalah sunnah, sebagaimana sabda Rasul saw : "Barangsiapa berpegang pada sunnahku dimasa rusaknya ummatku maka baginya 100 pahala syahid".
Sumber Majelis Rasulullah Habib Munzir Al Musawwa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar